Langsung ke konten utama

Binatang Paling Munafik yang Pernah Diciptakan Tuhan





Seperti sedia kala, saat kita berjuang dengan segenap raga untuk hidup, untuk menyambung nyawa yang parah terluka oleh belati dunia fana. Disaat itulah kita sadar bahwa hidup adalah cobaan, dan cobaanlah yang menjadikan hidup seorang manusia berarti. Tapi sampai dimana cobaan itu datang dan memberikan perih ? apakah seluruh hidup manusia adalah tentang kesakitan, ketidakadilan hidup ? setiap keluhan yang ku tujukan dan kuumbar kepada malam hanya akan terbiar tak berjawab selain keheningan dan dingin yang familiar. Orang yang tak bisa berbuat banyak hanya bisa mengeluh dalam kesendirian dan deruh kerinduan akan kebahagian hanyalah sebuah mimpi yang hadir di masa lalu dengan pengulangan yang dramatis dalam pikiranku, pikiran seorang manusia yang buta dan tak tahu apa-apa tentang dunia, tentang hidup dan cinta.

Kehidupan menjadi terlalu sederhana dalam hari-hari dewasa yang tak terlalu istimewa, uang dan segala yang memberikan nilai adalah segalanya dan tanpanya manusia hanyalah hewan yang tak mendapat pengakuan dari peradaban manusia “modern” yang dengan naifnya diciptakan hanya untuk menutupi kebinatangan manusia yang melekat dan tak tersanggahkan bahkan oleh agama sekalipun. Peradaban yang menjadikan uang sebagai tuhan dan kekuasaan adalah segalanya, tapi apalah artinya membicarakan manusia dan peradaban saat setiap jiwa yang bertebaran dalam jalan-jalan kota ini tak punya pilihan lain selain tunduk dan bersembunyi dalam tabir peradaban dan menutup keinherenan sifat binatang yang tak terbantahkan dunia? dan dunia tahu siapa- siapa yang berjalan diatasnya saat pertama kali dia ada dan berubah, masuk dalam kemunafikan pikiran manusia.

Ah… hidup di negri ini semakin hari semakin menjadi suatu yang memuakkan. Kedalam tanya tentang kalimat “sejahtera” hanya akan berakhir dengan jawaban-jawaban klise yang sungguh bosan rakyat ini mendengarnya, dimanakah semangat yang menggebu tentang konsep negara merdeka?, apakah semuanya hanyalah retorika kosong yang terjual murah oleh rakyat yang bodoh dan tak terjamah belaian pendidikan formal?, namun kita lupa bahwa pendidikan bukanlah segalanya dan kebodohan adalah harus dan pasti ada disetiap penjuru dunia karna apa? Karna keseimbangan harus terjaga, dualisme harus ada demi masa depan yang sejahtera, si miskin ada untuk memuja si kaya, si bodoh ada untuk ditipu si pintar, si hitam harus ada agar si putih dapat bekerja, yang jahat harus ada agar yang baik dapat menjadi pilihan, neraka harus ada agar surga dapat terisi dengan sempurna, bahkan iblis harus ada agar tuhan bisa dipuja manusia. Semuanya harus seimbang dan apabila ada yang mengatakan bahwa yang buruk harus hilang maka naïflah mereka dan semua kemunafikan manusia akan terpampang dengan jelas pada setiap nafas, setiap kata dan seluruh langkah yang mereka buat adalah bukti nyata bahwa manusia adalah binatang paling munafik yang pernah diciptakan tuhan.




Ria amila

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fungsi Pengorganisasian dalam Manajemen | Makalah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Adanya koordinasi yang kuat dan komunikasi yang lancar antar karyawan dalam suatu perusahaan sangat dibutuhkan demi kemajuan suatu perusahaan. Untuk memenuhi hal tersebut dalam manajemen diperlukan suatu pengorganisasian yang sangat teratur. Kemajuan suatu perusahaan dapat tercapai jika terbentuk pengorganisasian yang teratur mengingat dengan pengorganisasian semua pekerjaan dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Artinya dengan pengorganisasian dapat menghemat waktu dan tenaga kita untuk bekerja sehingga kita dapat mengerjakan pekerjaan yang lebih penting karena pekerjaan yang lainnya dapat dilakukan oleh orang lain. Pengorganisasian adalah fungsi manajemen yang mengikuti perencanaan. Ini adalah fungsi dimana sinkronisasi dan kombinasi sumber daya manusia, fisik dan keuangan terjadi. Semua tigasumber daya penting untuk mendapatkan hasil. Oleh karena itu, fungsi organisasi membantudalam pencapaian hasil yang sebenarnya penting untuk fu...

Kedudukan, Kewenangan dan Tindakan Hukum Pemerintah | Makalah

BAB I PENDAHULUAN Pembagian hukum ke dalam hukum publik dan hukum privat yang dilakukan oleh ahli hukum Romawi, Ulpianus, ketika ia menulis “Publicum ius est, quod ad statum rei romanea spectat, privatum quo ad singulorum utitilatem” (hukum publik adalah hukum yang berkenaan dangan kesejahteraan Negara Romawi, sedangkan hukum privat adalah hukum yang mengatur hubungan kekeluargaan), pengaruhnya cukup besar alam sejarah pemikiran hukum, sampai sekarang. Salah satu pengaruh yang masih tersisa hingga kini antara lain bahwa kita tidak apat menghindarkan diri dari pembagian tersebut, termasuk dalam mengkaji keberadaan pemerintah dalam melakukan pergaulan hukum. Kenyataan sehari-hari menunjukkan bahwa pemerintah di samping melaksanakan kegiatan dalam bidang hukum publik, juga sering terlibat dalam lapangan keperdataan. Dalam pergaulan hukum, pemerintah sering tampil dengan twee pet’en,  dengan dua kepala, sebagai wakil dari jabatan (ambt) yang tunduk pada hukum publik dan ...